Bila memang kamu menginginkan aku, raih aku.
Jangan biarkan hanya tatapanmu yang mengatakannya kepadaku.
Bila kamu cemburu saat aku bersama dia, dekati aku.
Jangan biarkan hanya tatapanmu yang mengatakannya kepadaku.
Aku tak mungkin memungkiri yang orang bilang tentang kejujuran tatapan mata.
Aku tak juga ingin memungkiri yang mereka bilang tentang arti tatapan matamu itu.
Tapi aku juga tidak cukup berani memastikan perasaanmu bila hanya dengan tatapanmu saja.
Sering pujian untukku terucap darimu.
Pernah kamu bilang pada mereka bahwa aku adalah wanitamu.
Tak jarang kamu mencoba menarik perhatianku.
Tak dapat aku tutupi perasaan melayangku karna semua itu.
Tetaplah membuatku merasa seperti itu.
Tetaplah menatapku dengan tatapan itu.
Dan saat hanya ada kita, bilang bahwa kamu menginginkan aku.
*Copyright by SST, 23 Sept 2012*
Minggu, 23 September 2012
Kamis, 17 Mei 2012
Ada apa dengan kamu
Ada apa dengan kamu
Belakangan ini kamu kerap muncul dipikiranku
Sering hadir bayanganmu disetiap sudut ruang khayalku
Ada apa dengan kamu
Kenapa masih saja mimpiku tentang kamu
Masih saja teringat dulu tentang aku dan kamu
Ada apa dengan aku
Masih saja tak bisa lepas dari bayanganmu
Membandingkan semuanya dengan dirimu
Ada apa dengan aku
Yang selalu saja masih ingin dengan kamu
Ada apa dengan kamu
Yang telah memilih bukan aku
*Copyright by SST, 17 May 2012*
#Me@#
Belakangan ini kamu kerap muncul dipikiranku
Sering hadir bayanganmu disetiap sudut ruang khayalku
Ada apa dengan kamu
Kenapa masih saja mimpiku tentang kamu
Masih saja teringat dulu tentang aku dan kamu
Ada apa dengan aku
Masih saja tak bisa lepas dari bayanganmu
Membandingkan semuanya dengan dirimu
Ada apa dengan aku
Yang selalu saja masih ingin dengan kamu
Ada apa dengan kamu
Yang telah memilih bukan aku
*Copyright by SST, 17 May 2012*
#Me@#
Senin, 23 April 2012
Saat Rindu Tiba-Tiba Hadir (2)
Setengah mati aku merindukanmu
Setengah lagi aku coba untuk melupakanmu
Setengah hatiku ingin aku membencimu
Setengah lagi masih aku mencintaimu
Setengah berharap aku ingin masih bisa bersamamu lagi
Setengah lagi aku ingin menghapus bayangmu dari benakku
Meski aku sadar bahwa tak mungkin berharap kamu kembali padaku
Meski aku tahu bahwa kau tak lagi boleh mencinta selain dia
Aku hanya tak tahu apa yang kini harus aku lakukan saat rasa rindu hadir
Kamu pernah bilang kalau aku rindu aku bisa menghubungimu kapan saja
Tapi saat ini, saat rindu aku padamu, apa yang harus aku lakukan?
*Copyright by SST, 23 April '12*
Setengah lagi aku coba untuk melupakanmu
Setengah hatiku ingin aku membencimu
Setengah lagi masih aku mencintaimu
Setengah berharap aku ingin masih bisa bersamamu lagi
Setengah lagi aku ingin menghapus bayangmu dari benakku
Meski aku sadar bahwa tak mungkin berharap kamu kembali padaku
Meski aku tahu bahwa kau tak lagi boleh mencinta selain dia
Aku hanya tak tahu apa yang kini harus aku lakukan saat rasa rindu hadir
Kamu pernah bilang kalau aku rindu aku bisa menghubungimu kapan saja
Tapi saat ini, saat rindu aku padamu, apa yang harus aku lakukan?
*Copyright by SST, 23 April '12*
Jumat, 30 Maret 2012
you and me in deep grace of God
"don't say may God bless me, because you and me in deep grace of God"begitu sapanya pagi ini
serasa jiwa menghangat
melulurkan rasa lelah yang tengah kukeluhkan
melenyapkan rasa sakit yang kupikir adalah suatu derita
terima kasih Tuhan karena sudah memberikan sapaan pagi yang begitu indah melalui dia
*Copyrifgt by SST, 30 March'12*
serasa jiwa menghangat
melulurkan rasa lelah yang tengah kukeluhkan
melenyapkan rasa sakit yang kupikir adalah suatu derita
terima kasih Tuhan karena sudah memberikan sapaan pagi yang begitu indah melalui dia
*Copyrifgt by SST, 30 March'12*
Senin, 26 Maret 2012
Saat Rindu Tiba-Tiba Hadir
sedalam inikan ternyata rasa cinta yang aku punya untuk kamu
sedalam inikah ternyata rasa rindu yang masih aku miliki kepada dirimu
sedalam inikah ternyata luka yang kamu tinggalkan
hingga sampai kini masih berat untukku tidak mengingat kembali semua tentang kamu yang aku tahu
hingga sampai saat ini begitu sulit untukku melupakan bagaimana kuterlena saat kau hadirkan kemesraan
hingga sampai detik ini setiap ucap dan janjimu selalu saja masih terbersit di benakku
kepada Pencipta matahari dan bintang, aku ajukan harapan
agar dapat kuberikan cinta dan rindu ini untuk dia yang memiliki cinta dan rindu yang terdalam untukku
agar luka yang kamu tinggalkan dapat menjadi penutup bagi luka-luka yang lainnya
agar ikhlas saja yang aku rasakan saat teringat lagi semua tentang masa lalu kita
kepada kamu yang disana,
semoga bisa berbahagia bersamanya
*Copyright by SST, 26 March '12*
sedalam inikah ternyata rasa rindu yang masih aku miliki kepada dirimu
sedalam inikah ternyata luka yang kamu tinggalkan
hingga sampai kini masih berat untukku tidak mengingat kembali semua tentang kamu yang aku tahu
hingga sampai saat ini begitu sulit untukku melupakan bagaimana kuterlena saat kau hadirkan kemesraan
hingga sampai detik ini setiap ucap dan janjimu selalu saja masih terbersit di benakku
kepada Pencipta matahari dan bintang, aku ajukan harapan
agar dapat kuberikan cinta dan rindu ini untuk dia yang memiliki cinta dan rindu yang terdalam untukku
agar luka yang kamu tinggalkan dapat menjadi penutup bagi luka-luka yang lainnya
agar ikhlas saja yang aku rasakan saat teringat lagi semua tentang masa lalu kita
kepada kamu yang disana,
semoga bisa berbahagia bersamanya
*Copyright by SST, 26 March '12*
Senin, 12 Maret 2012
Masih Cemburu
sial!
ternyata rasa cemburu masih bisa hadir
padahal aku kira semua rasa untuknya sudah habis
saat aku kira segala rasa untuknya sudah mati, kecuali amarah
ternyata masih tersisa satu rasa lain, cemburu
tidak adil!
bagaimana mungkin dia yang telah memberi luka bisa teranugrahi kebahagiaan
bagaimana mungkin tidak ada karma untuknya yang telah mencampakkan
bagaimana mungkin alam semesta tak membalaskan luka dan amarah ini
bagaimana mungkin dunia tak berpihak kepada yang telah tercampakkan
ketahuilah wahai alam dan dunia,
bahwa aku terluka,
bahwa aku marah dan
bahwa aku juga cemburu
atas segala apa yang telah dia lakukan dan apa yang dia miliki saat ini.
*Copyright by SST. 12 Mar '12*
ternyata rasa cemburu masih bisa hadir
padahal aku kira semua rasa untuknya sudah habis
saat aku kira segala rasa untuknya sudah mati, kecuali amarah
ternyata masih tersisa satu rasa lain, cemburu
tidak adil!
bagaimana mungkin dia yang telah memberi luka bisa teranugrahi kebahagiaan
bagaimana mungkin tidak ada karma untuknya yang telah mencampakkan
bagaimana mungkin alam semesta tak membalaskan luka dan amarah ini
bagaimana mungkin dunia tak berpihak kepada yang telah tercampakkan
ketahuilah wahai alam dan dunia,
bahwa aku terluka,
bahwa aku marah dan
bahwa aku juga cemburu
atas segala apa yang telah dia lakukan dan apa yang dia miliki saat ini.
*Copyright by SST. 12 Mar '12*
Sabtu, 18 Februari 2012
Kami (Aku dan Dia)
Aku dan dia sama-sama memiliki rindu
dan kami saling merindu
Aku dan dia sama-sama memiliki cinta
dan kami saling mencinta
Aku dan dia sama-sama memiliki prinsip
namun prinsip kami berbeda
Aku dan dia sama-sama beribadah
tapi cara kami beribadah berbeda
Aku dan dia sama-sama merasa pedih
karena hanya bisa mengungkap rindu dan cinta kami
sebatas tatapan mata
tanpa sentuhan apalagi belaian
Kami tak bisa saling memiliki
walaupun aku dan dia sangat menginginkannya.
dan kami saling merindu
Aku dan dia sama-sama memiliki cinta
dan kami saling mencinta
Aku dan dia sama-sama memiliki prinsip
namun prinsip kami berbeda
Aku dan dia sama-sama beribadah
tapi cara kami beribadah berbeda
Aku dan dia sama-sama merasa pedih
karena hanya bisa mengungkap rindu dan cinta kami
sebatas tatapan mata
tanpa sentuhan apalagi belaian
Kami tak bisa saling memiliki
walaupun aku dan dia sangat menginginkannya.
Sabtu, 11 Februari 2012
Tak Suka Rasa Ini
tak apa jika kau hadir dan menjadi bagian dalam hidupku.
tak apa jika kau hadir dengan membawa janji-janji indahmu.
tak apa jika kau hadir dengan memberi harapan manis.
tak apa jika kau hadir dengan segala dustamu.
tak apa jika kau hadir untuk menyakitiku.
tak apa jika kehadiran kamu adalah ternyata sebuah pengkhianatan.
tapi aku tak pernah rela kalau harus merasakan seperti ini,
aku tak pernah rela kalau aku masih harus merasakan rindu padamu
rindu perbincanganmu
rindu rayuanmu
rindu sentuhanmu
rindu kebersamaan kita
aku tak rela masih harus menanggung semua rasa itu sampai kini,
karena seluruh dunia juga tahu kalau itu sudah tak boleh
seluruh dunia tahu kalau itu sudah terlarang
seluruh dunia tahu kita sudah tak mungkin
karena kamu tak lagi bisa denganku.
tak apa jika kau hadir dengan membawa janji-janji indahmu.
tak apa jika kau hadir dengan memberi harapan manis.
tak apa jika kau hadir dengan segala dustamu.
tak apa jika kau hadir untuk menyakitiku.
tak apa jika kehadiran kamu adalah ternyata sebuah pengkhianatan.
tapi aku tak pernah rela kalau harus merasakan seperti ini,
aku tak pernah rela kalau aku masih harus merasakan rindu padamu
rindu perbincanganmu
rindu rayuanmu
rindu sentuhanmu
rindu kebersamaan kita
aku tak rela masih harus menanggung semua rasa itu sampai kini,
karena seluruh dunia juga tahu kalau itu sudah tak boleh
seluruh dunia tahu kalau itu sudah terlarang
seluruh dunia tahu kita sudah tak mungkin
karena kamu tak lagi bisa denganku.
Sabtu, 21 Januari 2012
Kenapa Dya masih tetap setia menunggu Dio ?
Dya masih saja setia menunggu satu kalimat dari Dio. Berhari2 ngga pernah ada waktu Dya untuk ngga menunggu kalimat itu. Juga setiap hari Dya pasti membicarakan tentang Dio (mungkin matanya si Dio setiap hari kedut-kedutan tuch gara2 diomongin mlulu sama Dya). Dan mungkin juga temen2 Dya sudah bosen untuk dengerin semua cerita Dya tentang Dio dan juga cerita tentang besarnya harapan Dya untuk Dio mengatakan satu kalimat itu.
Penantian itu sendiri dimulai sejak Dya merasa kalau Dio memiliki perasaan yang sama (cuma perasaan Dya doank kali yach?). Memang belum segala cara dilakukan Dya agar Dio mau mengatakannya. Tapi kalau mau dijabarkan, banyak hal yang cukup ANEH dan TOLOL yang sudah dilakukan Dya agar Dio mau mengatakannya. Sampai2 Dya merasa kalau dirinya punya bakat untuk jadi seorang PSYCHOPATH ;p.
Baru kali ini Dya bisa jadi sesabar ini menunggu, padahal cuma nunggu satu kalimat dari Dio. Dya terlanjur merasa kalo Dio adalah satu-satunya yang Dya inginkan saat ini (ngga tau dech ntar ato besok mau apa). Ya ampyuuunnnn, seorang Dya akhirnya rela bersabar menunggu satu kalimat dari seorang Dio.
Ya...Dio, manusia berwujud laki-laki yang sangat jauh melenceng dari laki-laki idaman Dya selama ini. Sangat sangat sangat jauh, dari segala sisi. Dya selalu mengagumi laki-laki dengan postur tinggi dan tidak kurus, tapi Dio.....semua teman Dya bahkan mengatakan kalau Dio itu CUNGKRING. Dya selalu menyukai laki-laki yang bisa dan suka diajak berbicara mengenai banyak hal, tapi Dio..... Dya tahu kalo Dio memang tahu banyak hal tapi tidak untuk diajak bicara. Itu baru sedikit hal yang melenceng, masih banyak lagi kalo mau dijabarin.
Jadi kenapa Dya masih tetap setia menunggu Dio mengatakan satu kalimat itu?
( SERIA-18Oct2008)
Penantian itu sendiri dimulai sejak Dya merasa kalau Dio memiliki perasaan yang sama (cuma perasaan Dya doank kali yach?). Memang belum segala cara dilakukan Dya agar Dio mau mengatakannya. Tapi kalau mau dijabarkan, banyak hal yang cukup ANEH dan TOLOL yang sudah dilakukan Dya agar Dio mau mengatakannya. Sampai2 Dya merasa kalau dirinya punya bakat untuk jadi seorang PSYCHOPATH ;p.
Baru kali ini Dya bisa jadi sesabar ini menunggu, padahal cuma nunggu satu kalimat dari Dio. Dya terlanjur merasa kalo Dio adalah satu-satunya yang Dya inginkan saat ini (ngga tau dech ntar ato besok mau apa). Ya ampyuuunnnn, seorang Dya akhirnya rela bersabar menunggu satu kalimat dari seorang Dio.
Ya...Dio, manusia berwujud laki-laki yang sangat jauh melenceng dari laki-laki idaman Dya selama ini. Sangat sangat sangat jauh, dari segala sisi. Dya selalu mengagumi laki-laki dengan postur tinggi dan tidak kurus, tapi Dio.....semua teman Dya bahkan mengatakan kalau Dio itu CUNGKRING. Dya selalu menyukai laki-laki yang bisa dan suka diajak berbicara mengenai banyak hal, tapi Dio..... Dya tahu kalo Dio memang tahu banyak hal tapi tidak untuk diajak bicara. Itu baru sedikit hal yang melenceng, masih banyak lagi kalo mau dijabarin.
Jadi kenapa Dya masih tetap setia menunggu Dio mengatakan satu kalimat itu?
( SERIA-18Oct2008)
Lalu, bagaimana dengan janji hati kita???
Masih dapat aku ingat saat kau datang padaku dan memintaku untuk merajut janji hati denganmu.
Sempat aku ragu untuk mengatakan 'YA', namun sosokmu begitu meyakinkan dan tampak begitu sempurna untukku.
Bayangan akan indahnya menjalani masa depan hidupku bersamamu yang akhirnya membuat aku mantap untuk merajutkan janji hati kita.
Bertahun sudah aku menapaki cinta kita.
Demi tetap terajutnya janji hati, akupun selalu berusaha untuk bisa menjadi seperti wanita yang kauinginkan. Meredam segala egoku demi terciptanya kemesraanmu. Melakukan segala yang kau katakan agar tak ada perselisihan.
Hingga saat itu kau bilang kau harus pergi ke seberang sana demi keluargamu. Kau bilang hanya pergi sebentar, 3 minggu saja katamu. Kau juga berjanji akan kembali lagi kesini untuk aku. Aku terpaksa merelakan kau pergi, walau aku tahu aku pasti akan merana karena harus menahan rasa rindu selama itu. Aku amat sangat percaya dan yakin bahwa kau akan kembali untuk aku.
Hanya bayangan kemesraan kita saat kau kembali nanti yang menguatkan aku agar tidak cengeng dalam menjalani perasaan rindu aku padamu.
Meski hanya dengan mendengar suara yang berseberangan, kita lalui jarak dan waktu dengan gelora cinta yang sedang menahan rindu.
Waktu 3 minggu pun berlalu, kaupun sudah kembali meski belum kita saling bertemu.
Tak sabar aku ingin segera meluapkan rasa rindu ini, ingin segera bertemu dengan kamu sang kekasih hati tercinta.
Namun kau bilang kau masih sibuk dengan urusanmu. Tak ada tanya, karena aku sangat percaya pada semua yang kau katakan.
Sampai akhirnya kau kirim pesan kepadaku bahwa kau sudah menikah. Bahwa ternyata kau pergi ke seberang sana adalah untuk menikah.
Kamu pasti bercanda, itu pikirku saat itu.
Bagaimana mungkin aku bisa percaya, karena kau masih begitu mesranya padaku saat kau di seberang sana, dan kau masih merencanakan dan menjanjikan banyak hal indah yang akan kita berdua jalani saat kau kembali dari seberang.
Tapi ternyata itu adalah benar-benar terjadi, itu adalah kenyataan yang mau tidak mau harus aku terima.
Bagaimana mungkin kau bisa melakukan ini padaku.
Lalu, bagaimana dengan janji hati kita???
*Written by SST*
-3 Nov 11-
Langganan:
Komentar (Atom)
Perkataanmu belakangan ini agak terlalu kasar, kanjeng ratu. Mungkin sudah saatnya melihat kembali apa yang pernah dipelajari Tentang berk...
-
Setengah mati aku merindukanmu Setengah lagi aku coba untuk melupakanmu Setengah hatiku ingin aku membencimu Setengah lagi masih aku men...
-
Cukup sudah Kini saatku untuk hentikan semua airmata karenamu Karena kini aku menyadari Terlalu berharga airmataku untuk dirimu Kini...